10 Cara Hidup Sehat

hidup sehat

10 Cara Hidup Sehat – Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya. Oleh karena itu untuk tetap sehat orang rela melakukan apa saja. Segala cara yang dilakukan baik yang bernilai medis maupun non medis, dari yang logis hingga yang bernuansa supernatural adalah beragam usaha yang dilakukan oleh banyak orang dari berbagai kalangan untuk senantiasa sehat atau mendapatkan kembali kesehatannya.

Tak jarang cara yang dilakukan menghabiskan banyak biaya dan bahkan juga tidak jarang menabrak aneka norma dan logika. Tetapi sebenarnya menjaga diri untuk tetap sehat tidaklah sulit, bahkan juga kadangkala tidak memerlukan biaya sama sekali.

Tetapi tentunya butuh ekstra kesabaran dan ketelatenan yang hanya sedikit orang bisa untuk tetap konsisten menjalani. Berikut kami sajikan 5 cara hidup sehat selama pandemi dan 25 cara hidup sehat seha-hari yang dapat Anda jadikan rujukan untuk tetap sehat dan senantiasa bahagia dalam menjalani hidup. Berikut paparannya untuk Anda.

sehat

5 Cara Hidup Sehat selama Pandemi

Selama pandemi, tentu saja ada beberapa gaya hidup dan cara beraktivitas yang berubah bahkan dihilangkan untuk sementara waktu sampai pandemi benar-benar selesai.

Contohnya adalah dengan membatasi beraktivitas keluar rumah, mulai dari berbelanja, olahraga, bekerja sampai sekolah. Pembatasan aktivitas di luar rumah ini lah yang bisa membuat orang menjadi lebih malas bergerak dan ahirnya membuat tubuh menjadi lebih lemah, bahkan bisa menurunkan imun tubuh.

Menurunnya kondisi kesehatan memang tidak baik, tapi semakin berbahaya lagi mengingat saat ini kita masih di musim pandemi. Dimana lemahnya sistem imun tubuh bisa melebarkan kesempatan kita untuk tertular virus dan penyakit lainnya.

Nah, berikut 5 cara menjaga kesehatan selama musim pandemi ini, baik untuk Anda yang masih harus keluar rumah atau sedang bekerja dari rumah:

 

1. Olahraga Ringan di Dalam Rumah
Baik yang sedang bekerja dari rumah dan masih harus keluar rumah pastikan untuk tetap menerapkan rutinitas olahraga ringan setidaknya 15-30 menit setiap harinya. Tapi jangan lupa untuk melakukannya di dalam rumah saja yah demi menghindari risiko tertular.

 

2. Memperbanyakan Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin
Vitamin adalah hal yang paling penting untuk meningkatkan dan memperkuat imun tubuh. Sayuran dan buah-buahan adalah jenis makanan yang paling banyak memiliki kandungan vitamin. Tapi, selain memperbanyak konsumsi sayur dan buah jangan lupa juga yah mengonsumsi multivitamin untuk memaksimalkan kondisi tubuh.

 

3. Memiliki Hobi yang Bisa Dilakukan di Dalam Ruangan
Terkadang tidur, makan dan bekerja saja tidak bisa mengobati rasa bosan sampai stress karena terlalu lama di dalam rumah. Biar pikiran tidak semakin suntuk cobalah untuk mencari beberapa hobi yang bisa dinikmati walau di dalam ruangan sekalipun. Dengan memiliki aktivitas lain yang disenangi, pikiran kamu bisa tetap segar dan jauh dari risiko stress yang bisa menurunkan imun tubuh.

 

4. Seimbangkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan
Risiko yang paling sering menghampiri mereka yang bekerja dari rumah adalah memisahkan dan menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Untuk mengatasi hal ini, buatlah time table yang bisa dijadikan panduan agar Anda bisa secara teratur dalam mengatur waktu istirahat, pribadi dan pekerjaan lebih rapih dan seimbang.

 

5. Menjaga Silahturahmi dengan Teman dan Keluarga
Harus beraktivitas di dalam rumah terkadang membuat kita menjadi sulit bergaul dan bersosialisasi. Dengan kurangnya waktu kita berinteraksi dengan teman dan keluarga bisa juga menimbulkan rasa penat dan stress. Untuk itu walaupun hanya sebentar saja dalam sehari usahakan untuk tetap menjaga hubungan terutama komunikasi yang baik dengan teman-teman mu, termasuk teman kantor dan tentunya keluarga bagi kamu yang sedang merantau.

 

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

 

1. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Tahukah Anda bahwa sebagian besar dari kita sebenarnya seringkali kurang minum cukup air setiap hari? Ini tentu hal yang tidak baik sebab seperti kita ketahui air sangat penting bagi tubuh kita. Ini karena kita kehilangan air setiap hari melalui urine, buang air besar, keringat dan pernapasan, sehingga kita perlu mengisi asupan air kita.

Sebuah penelitian menunjukkan jumlah air yang kita butuhkan adalah tergantung pada berbagai faktor. Seperti kondisi iklim dan cuaca, aktivitas fisik yang kita lakukan, dan berat badan, tetapi umumnya kita perlu 2,7-3,7 liter asupan air.

Jika muncul tanda-tanda seperti misalnya; urine Anda berwarna atau agak kuning, bibir kering, mulut kering dan sedikit buang air kecil. Segeralah minum air karena itu tanda-tanda yang muncul karena tubuh Anda mulai kekurangan cairan.

 

2. Tidur dan Beristirahatlah yang Cukup
Tidur dan istirahat yang cukup adalah salah satu kunci dari kebiasaan hidup yang sehat. Ini sangat beralasan sebab tubuh sangat membutuhkan istirahat untuk dapat beraktifitas kembali dengan maksimal. Tetapi bila Anda tidak beristirahat dengan baik, Anda bisa mengkompensasi dengan makan lebih banyak, tetapi ini sangat tidak direkomendasikan oleh para ahli kesehatan. Cukup istirahat dan tidur juga mencegah penuaan dini.

 

3. Meditasi
Meditasi menenangkan pikiran dan menenangkan jiwa Anda. Ketenangan sendiri sangat bermanfaat untuk kesehatan karena dapat menjauhkan kita dari stress yang menjadi sumber dari banyak penyakit dan gangguan kesehatan.

 

4. Berolahraga Teratur
Penelitian telah menunjukkan bahwa berolahraga setiap hari membawa manfaat luar biasa bagi kesehatan kita, termasuk peningkatan rentang hidup, menurunkan risiko penyakit, kepadatan tulang yang lebih tinggi dan penurunan berat badan. Jika Anda tidak punya waktu untuk berolahraga atau pergi ke pusat kebugaran, berjalan kaki atau aktifitas sehari-hari seperti memilih untuk naik tangga dan buka lift akan menjadi aktifitas pengganti olahraga yang mudah dan murah.

Baca Juga : Makanan Sehat yang Memiliki Dampak Buruk Bagi Tubuh

 

5. Lakukan Olahraga Sebagai Bagian dari Kesenangan

Ketika Anda menikmati olahraga, Anda akan secara alami ingin melakukannya. Sebab olahraga yang terpaksa akan menimbulkan penderitaan yang alih-alih menyebabkan Anda ingin terus melakukannya tetapi malah menjadikan Anda malas. Jadi pilih olahraga yang Anda senangi dan lakukanlah rutin.

 

6. Berolahragalah seperti Bermain
Latihan kardio saja seperti misalnya jogging akan membuat Anda penat dan bosan. Berikan tubuh Anda lebih banyak olahraga yang menyenangkan dan berkelompok, seperti misalnya basket, sepak bola, renang, tenis, badminton atau voli dan masih banyak yang lain. Ini akan menyenangkan karena Anda sekaligus juga dapat bersosialisasi dengan orang lain sembari melakukan aktivitas yang sehat.

 

7. Makan Lebih Banyak Buah
Makanlah lebih banyak buah dan kurangi vitamin sintetis. Ada banyak jenis buah yang dapat Anda konsumsi yang selain menyehatkan juga rasanya dijamin enak.

 

8. Makan Lebih Banyak Sayuran
Seperti halnya buah-buahan, sayuran penting untuk kesehatan kita. Para ahli menyarankan bahwa kita setidaknya harus mengkonsumsi 5-9 porsi buah-buahan / sayuran, setiap harinya. Kabar buruknya adalah kebanyakan orang kurang menyenangi untuk mengkonsumsi sayuran, dan ini tentu adalah hal yang tidak baik untuk kesehatan kita.

 

9. Pilih Makanan Berwarna Cerah sebagai Antioksidan
Buah-buahan dan sayuran dengan warna-warna cerah biasanya tinggi dalam anti-oksidan. Anti-oksidan sangat diperlukan oleh tubuh karena mereka menghilangkan dan menangkal radikal bebas dalam tubuh kita yang bisa merusak sel-sel tubuh kita.

Jadi mungkin Anda perlu untuk mulai mengkonsumsi sayur dan buah dengan warna-warna yang berbeda, seperti misalnya; putih (Pisang, jamur), Kuning(Nanas, Mangga), Oranye (Jeruk, Pepaya), Merah(Aple, Stroberi, Tomat, Semangka), Hijau (Jambu, Alpukat, mentimun, Selada, Seledri), Ungu/Biru (Buah Berry, Terong, Buah Plum). Diet Warna ini juga baik untuk menjaga diet yang menyehatkan serta membentuk tubuh ideal.

 

10. Kurangi Makanan Olahan dan Makanan dalam Kaleng

Makanan olahan atau kalengan sebaiknya Anda hindari karena berbagai alasan seperti misalnya; nilai gizi yang sering tidak sempurna, adanya pengawet yang ditambahkan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, jika dikonsumsi terus menerus dan dalam jangka waktu panjang. Bahkan juga penambahan garam yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengkonsumsi makanan olahan atau kalengan terlalu sering.

 

Nah itu dia cara-cara hidup sehat, selamat mencoba dan semoga artikel ini membantu

Saran Sehat Di Usia Lansia

Saran-Sehat-Di-Usia-Lansia

stukhealth – Tetap sehat di usia lanjut menjadi dambaan setiap orang. Karena itu perlu dipersiapkan sedari prausia lanjut (usia 45-59 tahun) bahkan selagi usia muda agar menjadi seorang lanjut usia yang potensial.

Menurut pasal 1 UU nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Usia Lanjut bahwa Lanjut Usia Potensial adalah lanjut usia yang masih mampu melakukan pekerjaan atau kegiatan yang dapat menghasilkan barang atau jasa.

Pola hidup menjadi salah satu faktor utama yang harus diperhatikan, terutama pola hidup sehat. Berikut adalah tips yang bisa dilakukan agar tetap sehat di usia lanjut:

1. Mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
2. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur, sekurang-kurangnya 1 tahun sekali, untuk deteksi dini terhadap penyakit kronis, dan gunakan obat sesuai anjuran petugas kesehatan.
3. Pengaturan gizi/diet seimbang (Makanlah beraneka ragam makanan, diet sesuai kebutuhan gizi yang dianjurkan sesuai kondisi kesehatan meliputi sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, banyak makan sayur dan buah guna kebutuhan vitamin, mineral dan serat).
4. Memelihara kebersihan tubuh secara teratur (mandi 2x sehari dengan sabun mandi), dan gunakan pakaian, serta alas kaki yang nyaman dan aman.

Baca Juga : 7 Tanda Bayi Yang Sehat Dalam Kandungan

5. Memelihara kebersihan gigi dan mulut (menggosok gigi sehari 2x), apabila menggunakan gigi palsu dilepas dan dibersihkan setiap hari.
6. Biasakan melakukan : – Aktivitas fisik (berjalan, mencuci, menyapu, dsb.) – Latihan fisik (senam, berjalan, berenang, dsb.) Sekurangnya 30 menit sehari 3 kali seminggu.
7. Jauhi asap rokok dan zat adiktif lainnya (tidak merokok, minuman keras, ganja).
8. Kembangkan hobi sesuai dengan kemampuan.
9. Istirahat yang cukup dan kelola stres dengan baik.
10. Terus melakukan kegiatan mengasah otak seperti :bermain catur, mengisi teka-teki silang, membaca buku, menari, bermain musik, bercerita, dan bersosialisasi.

Gerakan Yoga untuk Pemula yang Dapat Dilakukan di Rumah

Gerakan Yoga untuk Pemula yang Dapat Dilakukan di Rumah

Stukhealth.net – Yoga kini menjadi salah satu olahraga pilihan yang banyak diminati. Anda yang tertarik dengan olahraga ini dapat mengikuti kelas yoga di pusat kebugaran atau mencobanya di rumah. Ada berbagai macam gerakan yoga untuk pemula yang bisa dipelajari dan dipraktikkan.

Gerakan yoga untuk pemula mungkin terlihat santai, namun perlu dilakukan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan. Ada beragam manfaat yoga yang bisa diperoleh, mulai dari mengurangi stres dan ketegangan, meningkatkan kelenturan dan keseimbangan, hingga mencegah dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan penyakit jantung. Beberapa gerakan yoga juga ada yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

♦ Gerakan Yoga untuk Pemula
Berikut beberapa gerakan yoga untuk pemula yang dapat dilakukan di rumah agar anda dapat menerapkan pola hidup yang sehat :

• Mountain
Meski tampak sederhana, gerakan yoga untuk pemula ini dapat memperbaiki postur dan keseimbangan tubuh. Untuk melakukan posisi ini, berdirilah secara tegak dan pastikan ke dua ujung ibu jari kaki saling menempel. Lalu, biarkan bagian tumit sedikit renggang dengan posisi tangan berada di samping. Busungkan dada hingga postur tubuh tampak ideal dan posisikan kepala dalam posisi tegak dengan posisi punggung dan panggul tetap relaks. Tahan sekitar 30 detik hingga 1 menit.

Baca Juga : Tips Bercinta Tahan Lama untuk Pria Secara Alami

• Tree
Gerakan ini bermanfaat untuk melatih keseimbangan dan kelenturan tubuh. Diawali dengan berdiri secara tegak, kemudian tempelkan kedua tangan di depan dada seperti pose sedang berdoa. Kemudian angkat salah satu kaki, lalu tempatkan telapak kaki di bagian paha dalam. Jika tidak dapat melakukan sekaligus, bantu menggunakan tangan untuk mengangkat pergelangan kaki. Jaga agar pinggul tetap seimbang. Tahan sekitar 30 detik, lalu lakukan secara bergantian antara kaki kiri dan kanan.

• Warrior
Posisi ini mampu melatih otot tubuh bagian bawah, sekaligus membangun stamina dan keseimbangan. Dikenal dua jenis posisi warrior. Untuk posisi pertama, berdirilah tegak dan rentangkan ke dua kaki. Putar pundak menghadap ke salah satu sisi, kiri atau kanan. Sesuaikan arah telapak kaki ke arahnya lalu tekuk lutut di kaki depan yang menghadap ke satu sisi ini sejauh 90 derajat. Sementara itu, kaki yang berada di bagian belakang dimiringkan pada posisi 45 derajat. Angkat tangan ke atas dengan menyatukan telapak tangan. Jaga posisi dada tetap tegak. Tahan sekitar 30 detik sampai 1 menit dan berganti
Pada posisi warrior berikutnya, posisi kaki sama dengan gaya warrior sebelumnya. Hanya saja, tangan direntangkan lurus ke sisi kiri dan kanan pundak dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Tahan selama 30 detik atau sampai 1 menit kemudian berganti sisi.

• Butterfly
Gerakan yoga untuk pemula berikutnya adalah butterfly. Gerakan butterfly bermanfaat untuk peregangan bagian tubuh punggung bawah, paha dalam, dan pinggul. Untuk melakukan pose butterfly, duduklah dengan posisi kaki lurus ke arah depan, kemudian lipat ke dua kaki. Pertemukan telapak kaki kanan dan kiri dan tekan ke arah paha dalam. Pegang telapak kaki dengan ke dua tangan dan rilekskan paha Anda secara perlahan hingga posisi lutut bisa semakin mendekat ke lantai. Tahan pose ini sekitar 1-2 menit.

• Downward facing dog
Pose gerakan yoga untuk pemula ini akan membuat tubuh membentuk segitiga. Manfaatnya mampu meregangkan tubuh bagian atas, lengan, dada, kaki, dan otot punggung. Untuk pose downward facing dog, Anda bisa memulai dengan posisi sebagaimana push up, hanya saja Anda harus menarik pinggul ke atas. Lalu perkuat posisi dengan menekan telapak tangan dan telapak kaki ke lantai untuk memantapkan posisi. Tarik napas, kemudian luruskan kaki. Lemaskan kepala, tempatkan di antara kedua lengan dan menunduk dengan pandangan ke arah kaki. Tahan sekitar 1-3 menit.

• Child’s pose
Posisi ini biasa dilakukan sebagai relaksasi dan peregangan bagian punggung. Sebagaimana namanya, gerakan tersebut dianggap sebagai posisi anak-anak. Dalam pose Downward Facing Dog, Anda hanya perlu menekuk lutut hingga menempel ke lantai. Begitupun dengan bagian dada, biarkan sedekat mungkin dengan lantai. Dada dan perut akan menyatu dengan paha depan Anda. Rentangkan ke dua tangan lurus ke depan, sementara kepala menunduk ke bawah. Lakukan sambil mengatur napas.

• Reclining spinal twist
Berbaring telentang, kemudian rentangkan ke dua tangan ke arah samping hingga membentuk huruf T. Kemudian tarik kaki kiri dan pinggang ke arah kanan, tekuk. Tempatkan telapak kaki kiri berada sejajar dengan lutut kanan. Wajah mengarah ke telapak tangan kanan, namun biarkan dada tetap mengarah ke depan. Tahan hingga 10 kali tarikan napas, kemudian ganti sisi.

Meski gerakan yoga untuk pemula terlihat mudah, Anda mungkin akan merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu saat mempraktikkannya. Mintalah bimbingan pelatih yoga mengenai gerakan yang tepat, agar terhindar dari cedera. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum mempraktikkan yoga.

Beragam Manfaat Dari Buah Tomat

Beragam Manfaat Dari Buah Tomat

Stukhealth.net – Walau sering disangka sayuran, ternyata tomat termasuk dalam kategori buah-buahan. Si buah yang biasanya berwarna oranye atau merah ini bisa dikonsumsi dalam berbagai cara. Manfaat tomat bagi kesehatan tubuh pun beraneka ragam, mulai dari mencukupi nutrisi tubuh hingga mencegah kanker.

Tomat mengandung antioksidan alami bernama likopen (lycopene). Zat ini dapat membantu memerangi efek radikal bebas penyebab kanker. Antioksidan lain yang terdapat pada tomat yaitu polifenol, naringenin, dan chlorogenic acid. Selain itu, tomat rendah kalori dan lemak, namun kaya akan karotenoid, lutein, gula, vitamin A, vitamin C, folat, dan kalium. Tak heran jika manfaat tomat juga melimpah ruah.

♦ Berbagai Manfaat Tomat bagi Kesehatan Tubuh
Berikut ini beberapa manfaat tomat yang dipercaya bisa mencegah bahkan meringankan gejala penyakit tertentu, di antaranya:

• Mencegah kanker
Karena mengandung antioksidan seperti likopen, karotenoid, dan polifenol, tomat dapat membantu mencegah kerusakan DNA di dalam sel akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker. Karenanya, manfaat tomat diduga berperan dalam mencegah berbagai kanker berbahaya, seperti kanker prostat, kanker kolorektal, lambung, mulut, paru-paru, payudara, dan kandung kemih. Namun, asumsi tersebut masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut karena berbagai penelitian yang dilakukan sejauh ini masih menunjukkan data yang belum konsisten.

• Menurunkan tekanan darah tinggi
Manfaat tomat lainnya berasal dari kandungan kaliumnya. Meningkatkan asupan kalium serta mengurangi natrium (garam) sangat penting untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat dan mengurangi asupan garam dalam pola makan sehari-hari mampu mengurangi tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi yang ringan.

• Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa manfaat tomat terkait erat dengan kesehatan jantung dan menurunkan faktor risiko penyakit jantung. Kandungan kalium dan likopennya efektif menurunkan kadar kolesterol buruk atau LDL dan membantu menjaga kestabilan irama jantung. Nutrisi pada tomat juga terbukti dapat mengurangi peradangan yang terkait dengan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke, terutama pada orang dengan obesitas.

• Menjaga kesehatan kulit
Menurut sebuah penelitian, likopen diduga mampu meningkatkan kemampuan kulit untuk melindungi diri dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya dan membantu menjaga kulit tampak awet muda. Selain itu, kandungan vitamin C dalam tomat juga berfungsi sebagai perangsang kolagen dan antioksidan yang membantu mencegah kerusakan kulit, rambut, dan kuku oleh sinar matahari, polusi dan asap. Tomat juga membantu dalam mencegah kerutan halus dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.

• Memelihara kesehatan mata
Tomat mengandung berbagai nutrisi penting untuk melindungi kesehatan mata. Manfaat tomat yang mengandung antioksidan lutein, zeaxanthin, dan karotenoid dapat membantu mengurangi gejala mata lelah, dan mengurangi risiko penyakit mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula.

Baca Juga : Beberapa Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

• Baik untuk penderita diabetes
Tomat merupakan sumber serat yang baik bagi tubuh, serta rendah lemak dan gula. Karena manfaat tomat dari kandungan nutrisinya yang melimpah dan merupakan makanan dengan indeks glikemik rendah, maka tidak salah jika tomat dianggap sebagai makanan yang baik untuk penderita diabetes.

• Mencegah depresi
Manfaat tomat dari kandungan nutrisinya juga diduga berperan dalam mengurangi risiko depresi. Penelitian menunjukkan bahwa lansia yang mengonsumsi tomat setiap minggu lebih jarang mengalami depresi. Akan tetapi efek tomat ini masih perlu dikaji lebih lanjut.

• Mencegah sembelit
Mengonsumsi makanan dengan kandungan air dan serat tinggi, seperti tomat, dapat membantu melancarkan buang air besar, menurunkan risiko sembelit, dan mencegah dehidrasi.

• Menjaga berat badan
Tomat yang rendah kalori, karbohidrat dan lemak, namun kaya akan nutrisi lain, memiliki manfaat dalam menjaga berat badan. Manfaat tomat yang satu ini penting untuk Anda yang sedang menurunkan berat badan, karena berbagai kandungan gizi dalam buah tomat dapat mencukupi kebutuhan nutrisi pada saat diet.

Berbagai manfaat tomat tersebut memang masih membutuhkan penelitian dan bukti lebih lanjut. Namun, jangan ragu untuk menambahkan tomat ke dalam menu makanan sehari-hari Anda, karena buah tomat mengandung banyak nutrisi penting.

Manfaat Dari Jahe Bagi Kesehatan

Manfaat Dari Jahe Bagi Kesehatan

Stukhealth.net – Jahe merupakan tanaman herba yang kerap dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai kondisi, mulai dari mual, batuk, nyeri sendi, hingga nyeri akibat terapi kanker. Namun jika ditinjau dari segi medis, setidaknya ada lima manfaat jahe yang baik bagi tubuh.

Jahe memiliki senyawa kimia yang dipercaya bisa bereaksi positif di dalam lambung dan usus hingga mampu mengurangi mual dan nyeri. Senyawa tersebut juga diduga bisa bekerja baik di otak dan sistem saraf guna meredam rasa mual. Di samping itu, masih banyak manfaat jahe untuk kesehatan yang bisa kita dapatkan.

Manfaat Jahe bagi Kesehatan Tubuh
Berikut lima kondisi yang diyakini dapat diatasi dengan mengonsumsi jahe:

1. Meredakan Pusing
Pusing bisa membuat Anda kehilangan keseimbangan, penglihatan seperti berkunang-kunang, dan mungkin disertai oleh mual. Gejala pusing yang diikuti mual diduga bisa diredakan dengan mengonsumsi jahe.

2. Mengurangi nyeri menstruasi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe bisa membantu mengurangi gejala nyeri menstruasi. Khasiat jahe sepertinya dapat disamakan dengan obat ibuprofen dan asam mefenamat . Bagi wanita yang sering merasa nyeri saat menstruasi, bisa coba mengonsumsi ekstrak jahe sebanyak kurang lebih 500 – 2000 mg, selama tiga hari di awal menstruasi.

3. Mencegah morning sickness
Kondisi mual dan muntah akibat morning sickness kerap dialami oleh wanita di awal masa kehamilan. Untungnya, mual dapat dikurangi dengan mengonsumsi jahe. Namun ingat, ibu hamil tidak boleh sembarang mengonsumsi obat, termasuk herba dan obat-obatan tradisional. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi jahe.

Baca Juga : Apakah Mengonsumsi Bawang Putih dan Jahe Bisa Mencegah COVID-19

4. Osteoarthritis
Osteoarthritis adalah kondisi nyeri sendi atau kekakuan sendi yang disebabkan oleh cedera, obesitas, dan penuaan sendi. Menurut sejumlah penelitian, rasa sakit akibat kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi ekstrak jahe. Tidak hanya melalui mulut, pijat menggunakan minyak terapi yang mengandung jahe dan jeruk juga dapat mengurangi kekakuan sendi dan nyeri akibat osteoarthritis.

5. Mengurangi rasa mual dan muntah usai operasi
Mengonsumsi jahe satu jam sebelum operasi diduga bisa mengurangi rasa mual dan muntah selama 24 jam pasca operasi. Selain dikonsumsi melalui mulut, mengoleskan minyak jahe juga diduga bisa mencegah mual

Apakah Anda pernah mendengar klaim yang menyatakan bahwa jahe dapat mencegah mabuk darat dan laut? Menurut pengalaman beberapa orang, mengonsumsi jahe sebelum bepergian bisa membuat mereka merasa lebih baik. Tapi sayangnya efektivitas jahe dalam mengatasi mabuk darat dan laut belum dibuktikan kebenarannya secara medis. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan khasiatnya. Begitu pula dengan klaim manfaat jahe yang berkaitan dengan penurunan berat badan.

Perlu diperhatikan, ada beberapa kalangan yang harus berhati-hati atau sebaiknya tidak mengonsumsi jahe. Mereka adalah ibu hamil dan menyusui, penderita diabetes, penderita sakit jantung, serta orang yang memiliki gangguan pembekuan darah. Walau jahe diduga aman untuk dikonsumsi oleh kebanyakan orang, namun tetap ada efek samping ringan yang dapat ditimbulkan, seperti diare, rasa tidak nyaman di perut, dan nyeri ulu hati. Jika dioleskan pada kulit, kemungkinan jahe bisa menyebabkan iritasi.

Dari segi medis, manfaat jahe memang belum ada yang benar-benar terbukti efektif. Ada baiknya untuk mengonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi zat apa pun yang ditujukan untuk pengobatan, maupun sebagai pendamping pengobatan.

Apakah Mengonsumsi Bawang Putih dan Jahe Bisa Mencegah COVID-19

Apakah Mengonsumsi Bawang Putih dan Jahe Bisa Mencegah COVID-19

Stukhealth.net – Penyakit COVID-19, termasuk pencegahan dan pengobatannya, tengah menjadi perbincangan yang marak di masyarakat. Akhir-akhir ini, bahkan muncul kabar bahwa jahe dan bawang putih bisa mencegah penularan penyakit ini. Lantas, apakah hal tersebut benar?

Hingga saat ini, COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 85 ribu orang dari berbagai negara. Gejala ringan yang disebabkan oleh virus ini bisa menyerupai gejala flu, seperti nyeri tenggorokan, pilek, sakit kepala, batuk, dan demam.

Sejak ada 2 warga Indonesia yang dilaporkan positif terinfeksi virus Corona, muncul kekhawatiran mengenai penularan penyakit ini di Indonesia. Akibatnya, banyak orang mencari cara untuk melindungi diri dari infeksi ini. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi jahe dan bawang putih.

Bisakah Jahe dan Bawang Putih Menangkal COVID-19?
Bawang putih memang mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Bahkan, bumbu yang berbau khas ini dipercaya dapat meningkatkan kerja sel darah putih dalam memerangi virus penyebab batuk dan pilek.

Selain itu, rutin mengonsumsi beberapa siung bawang putih per hari juga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah, serta menurunkan risiko terjadinya hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Walaupun begitu, belum ada bukti bahwa konsumsi bawang putih bisa mencegah COVID-19.

Baca Juga : Cara Atasi Nyeri Leher Akibat Terlalu Lama di Depan Komputer

Jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol yang diduga bisa melawan respiratory syncytial virus penyebab infeksi saluran pernapasan. Rempah yang memiliki rasa agak pedas ini juga terbukti memiliki efek antiradang dan antioksidan.

Penggunaan jahe pada ibu hamil telah terbukti dapat mengurangi mual. Selain itu, jahe juga diduga dapat mengurangi rasa nyeri pada radang sendi maupun menstruasi, serta meredakan dispepsia.

Namun, sama halnya dengan bawang putih, belum ada bukti bahwa jahe bisa mencegah atau mengatasi infeksi virus Corona.

Pencegahan COVID-19 yang paling efektif adalah dengan mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona, dan menjaga daya tahan tubuh.

Tidak ada salahnya jika kamu ingin mengonsumsi bawang putih dan jahe. Selain bisa meningkatkan daya tahan tubuh, kedua bumbu ini juga bisa menambah cita rasa makananmu.

Walaupun begitu, ingat bahwa bawang putih dan jahe belum terbukti dapat mencegah infeksi virus Corona, apalagi menyembuhkannya. Bila kamu mengalami gejala-gejala flu, seperti batuk, pilek, dan demam, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter terdekat, ya.

Apakah Green Coffe Bermanfaat Untuk Kesehatan

Apakah Green Coffe Bermanfaat Untuk Kesehatan

Stukhealth.net – Banyak cara dilakukan penderita obesitas demi mengatasi masalah kelebihan berat badan. Selain pengobatan secara medis, terapi dan konsumsi obat-obatan herbal juga sering dipilih, termasuk penggunaan green coffee yang diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat.

Biji green coffee bukan berarti biji dari kopi yang berwarna hijau, melainkan biji dari buah kopi yang belum dipanggang. Biji green coffee memiliki tingkat asam klorogenat (CGA) yang tinggi dan diklaim memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah menurunkan berat badan.

• Penelitian Mengenai Green Coffee
Sejumlah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa CGA bisa memberikan efek antidiabetes yang berkaitan dengan efek perbaikan resistensi insulin, efek antiobesitas yang ditunjukkan dengan adanya penurunan lingkar perut subyek, dan efek antilipidemia yang ditunjukkan oleh adanya penurunan kadar lemak darah.

Di samping itu, penelitian dengan memberikan CGA kepada hewan juga menunjukkan penurunan risiko terjadinya sejumlah penyakit yang berkaitan dengan kelebihan berat badan, seperti penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), penyakit hati, serta kanker.

Pada penelitian yang dilakukan pada manusia, pemberian ekstrak green coffee memberikan efek perbaikan pada orang dengan tekanan darah tinggi sistolik, resistensi insulin, dan obesitas di perut. Sebagai tambahan, pemberian ekstrak green coffe juga dapat menurunkan nafsu makan.

Meski begitu, hasil penelitian di atas masih perlu diuji lebih lanjut guna membuktikan manfaat green coffee untuk diet dan kesehatan tubuh, termasuk efektivitas, dosis yang optimal, serta tingkat keamanannya.

• Perbedaan Green Coffee dengan Kopi Biasa
Dalam proses pembuatannya, green coffee tidak melalui proses pemanggangan yang dapat merusak kandungan kimia yang bermanfaat bagi tubuh. Hal inilah yang membuat kandungan CGA di dalam green coffee lebih banyak daripada kopi biasa.

Menurut penelitian, sekitar 45–54% kandungan CGA kopi rusak jika dipanggang dengan suhu 230°C selama 12 menit. Selain itu, lebih dari 99% kandungan CGA kopi hilang jika dipanggang dengan suhu tinggi, misalnya pada City Roast dengan suhu 250°C dalam waktu 17 menit atau pada French Roast dengan suhu 250°C dalam waktu 21 menit.

Proses penyeduhan kopi juga memengaruhi kandungan CGA. Penelitian yang sama mengungkapkan bahwa kopi yang tidak disaring mempunyai kandungan CGA yang lebih banyak daripada kopi yang disaring. Selain itu, ditemukan juga bahwa jumlah ikatan kimia CGA pada kopi espresso lebih banyak daripada kopi yang disaring.

• Efek Samping Green Coffee
Meski memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan dan penurunan berat badan, green coffee juga berisiko menimbulkan efek samping. Seperti kopi pada umumnya, green coffee mengandung kafein yang dapat menyebabkan insomnia, gugup dan gelisah, sakit perut, mual, muntah, serta peningkatan denyut jantung dan laju pernapasan.

Agar aman, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu jika ingin mengonsumsi green coffee sebagai suplemen pendamping program penurunan berat badan. Selain agar terhindar dari risiko efek samping, konsultasi dengan dokter dapat membuat program penurunan berat badan Anda lebih efektif.