Tips Sehat Di Usia Muda

Tips-Sehat-Di-Usia-Muda

stukhealth.net – Sebagai generasi muda, kamu tentu punya banyak impian yang ingin dicapai. Misalnya, ingin pergi ke suatu tempat, membangun sebuah bisnis, atau memiliki karir yang gemilang. Untuk mencapainya, tentu saja menjaga kesehatan sejak usia muda menjadi modal awal yang perlu kamu miliki.

 

Alasan penting menjaga kesehatan di usia muda

Menjaga kesehatan di usia muda merupakan investasi sederhana. Ya, tak mesti berbentuk uang, investasi juga bisa dimulai dari tubuh kita sendiri. Jika tubuhmu sehat, kamu akan punya banyak waktu untuk membangun mimpimu.

Mudah saja menjaga kesehatan sejak muda, misalnya dengan terus melakukan aktivitas fisik atau berolahraga rutin setiap harinya. Tidak cuma meminimalkan risiko penyakit, olahraga juga berkontribusi terhadap kesehatan mental lho.

Saat tubuh aktif secara fisik, tubuh melepaskan hormon endorfin yang menurunkan kortisol, si hormon stres. Kualitas tidurmu juga akan lebih baik sehingga mood juga jadi lebih baik. Kmau juga bisa fokus pada hal yang sedang dikerjakan saat ini.

 

Tips mudah menjaga kesehatan di usia muda

Tak perlu menunggu angka usia semakin banyak untuk menjaga kesehatan tubuh. Mulailah memperhatikan dan menjaga kesehatan tubuhmu sejak usia muda. Nah, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkannya.

 

1. Memiliki pikiran positif.

Kesehatan mental tentu berpengaruh pada kesehatan tubuhmu secara keseluruhan. Nah, salah satu cara menjaga kesehatan mental di usia muda adlah dengan selalu berpikir positif.

Berpikir positif saat menghadapi persoalan dapat membuat kamu jadi lebih optimis dan terhindar dari stres. Berpikir positif juga bisa meningkatkan kepercayaan dirimu ke depannya.

 

Baca Juga : Saran Sehat Di Usia Lansia

 

2. Pergi ke gym

Motivasi untuk konsisten berolahraga biasanya akan muncul setelah kamu mendaftarkan diri jadi member salah satu gym. Olahraga bersama dengan orang lain mungkin akan membantumu untuk lebih fokus dan termotivasi.

Ada banyak pilihan latihan fisik yang ada di gym, mulai dari treadmill, rowing machine, cable machine, squat rack, maupun pek deck machine. Semuanya itu pastinya baik bagi kesehatan jantung, otot, dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

 

3. Menyewa personal trainer

Jika kamu berencana melakukan latihan fisik secara rutin untuk menjaga kesehatan di usia muda, salah satu opsi terbaik adalah menyewa personal trainer.

Ada kalanya kita bingung harus memulai latihan dari mana. Nah, dengan menyewa personal trainer kamu bisa lebih fokus saat berolahraga.

Tak hanya mendampingi dan mengawasi, personal trainer akan merencanakan program latihan fisik mulai dari kardio, latihan beban, maupun fleksibilitas. Kamu pun akan jadi lebih bugar dan kesehatan tubuh tentunya terjaga.

 

4. Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan di usia muda. Kamu bisa mengetahui seperti apa kondisi tubuhmu dan faktor risiko penyakit yang mengintai sedini mungkin.

Penyakit seperti gangguan jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker dapat lebih mudah ditangani bila diketahui sejak awal. Pengobatan sednini mungkin perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran penyakit yang bisa berdampak buruk ke depannya.

 

5. Relaksasi untuk menjaga kesehatan mental

Seperti yang telah disebutkan, menjaga kesehatan mental di usia muda tak kalah penting lho. Olahraga memang dapat memproduksi hormon endorfin yang mampu mengurangi stres dan memperbaiki mood. Hal ini tentu baik untuk mental kamu.

Namun, menambahkan meditasi dalam daftar untuk menjaga kesehatan mental juga bermanfaat. Di samping itu, meditasi juga bisa membuatmu mampu mengendalikan emosi dengan lebih baik. Melalui meditasi, kamu diajak menyadari apa yang terjadi dalam dirimu dan belajar untuk lebih tenang dalam menjalani kehidupan.

Cara Mudah Mengatasi Alergi Debu

Cara Mudah Mengatasi Alergi Debu

Stukhealth.net – Alergi debu adalah reaksi abnormal dari sistem imun tubuh saat menghirup atau terpapar partikel debu lingkungan. Debu terbentuk dari sel-sel kulit mati, bulu-bulu hewan, partikel jamur atau spora tumbuhan, hingga serpihan bangkai serangga yang bisa menjadi pemicu alergi. Lalu, bagaimana cara mengatasi atau mengobati alergi debu?

♦ Berbagai cara mengobati alergi debu
Gejala alergi debu yang umum berupa gatal-gatal, bersin-bersin-bersin, dan hidung meler karena pilek. Ketika gejala alergi debu kambuh, segera lakukan berbagai cara berikut untuk mengatasi dan mengobati alergi debu yang Anda alami :

➢ 1. Menjauh dari pemicu alergi
Cara cepat mengatasi alergi debu adalah dengan segera menghindari kontak dengan pemicunya. Apabila Anda berada di ruangan dengan karpet bulu atau ada hewan peliharaan di sekitar, segera beranjak pindah. Pergi ke tempat yang bersih dan bebas dari pemicu alergi.

Anda juga bisa segera berganti pakaian apabila merasa debu banyak menempel di baju atau celana yang Anda kenakan.

Anda atau orang yang terkena alergi debu disarankan untuk tidak panik sesaat setelah gejala muncul. Panik atau cemas justru bisa memperparah kondisi alergi Anda.

➢ 2. Minum obat
Setelah gejala mulai terasa, segera minum obat sebagai cara cepat mengobati alergi debu.

Berikut adalah beberapa obat yang dapat mengatasi gejala alergi:
• Obat antihistamin. Obat antihistamin bekerja memblokir pelepasan histamin sehingga tubuh Anda berhenti bereaksi terhadap alergen.
• Obat steroid (kortikosteroid). Obat ini diresepkan dokter untuk meredakan peradangan yang muncul akibat alergi. Obat ini umumnya akan diresepkan apoteker apabila gejala alergi disertai pembengkakan, kemerahan, dan gatal-gatal. Ada obat steroid yang diminum, ada juga yang berbentuk salep dan krim untuk dioles ke kulit.
• Obat dekongestan. Obat ini dapat diminum sebagai cara mengatasi alergi debu seperti hidung berair dan tersumbat.

➢ 3. Oles krim gatal
Tidak hanya obat yang diminum, Anda juga bisa pakai obat oles sebagai cara mengatasi gatal akibat alergi debu. Berikut adalah pilihan krim gatal yang bisa Anda coba

• Krim kortikosteroid topikal. Kortikosteroid oles untuk alergi bekerja dengan mengurangi gatal-gatal akibat efek peradangan alergi. Anda bisa menggunakan krim gatal berikut ini sebagai cara mengobati alergi debu sesaat setelah gejala muncul.
• Pelembab. Pelembap yang sering digunakan untuk base makeup atau pendingin saat kulit terbakar sinar matahari juga dapat digunakan sebagai cara mengobati gatal karena alergi debu. Misalnya, Anda bisa pakai yang berbahan dasar gel, seperti pelembap lidah buaya yang telah didinginkan di kulkas, lalu dioles ke kulit gatal.
• Lotion calamine. Calamine adalah lotion yang terbuat dari zinc oksida dan oksida besi. Lotion ini dapat digunakan untuk membuat kulit yang sedang meradang gatal terasa adem sejuk. Rasa sejuk dan dinginnya bekerja dengan mengalihkan rasa gatal di kulit.

➢ 4. Menghindari perabot dan hewan berbulu
Hindari penggunaan karpet yang berbulu, terutama di kamar tidur. Bulu karpet bisa menyimpan banyak debu tanpa Anda bisa lihat secara kasat mata.

Disarankan untuk menggunakan lantai dari kayu dibandingkan melapisi ubin dengan karpet berbulu. Selain di karpet, alergi debu dari bulu hewan juga banyak terjadi.

Sebagai cara mengatasi alergi debu pada bulu hewan, hindari meletakkan peliharaan di dalam tubuh. Pada bulu hewan terdapat kulit mati yang dapat memicu alergi. Bulu hewan juga dapat berterbangan dan hinggap di dinding, sehingga mudah menimbulkan reaksi sistem kekebalan tubuh.

➢ 5. Ganti dan cuci rutin kain di rumah
Membersihkan rumah teratur juga dapat menjadi cara mengobati kambuhnya alergi debu yang Anda alami. Pertama, Anda bisa membersihkan sprei serta sarung bantal dan guling sesering mungkin. Cuci menggunakan air panas untuk mematikan kotoran di serat-serat kain.

Tempat tidur umumnya juga menjadi salah satu tempat favorit tungau debu menetap. Ini karena saat Anda tertidur, tubuh akan melepaskan cukup banyak sel-sel kulit mati.

Selain itu, bersihkan juga perabotan kain seperti taplak, keset, gorden, dan sofa secara rutin. Tak hanya debu dari kulit mati, debu dari bulu hewan juga mudah menempel di perabot kain tersebut.

Baca Juga : Manfaat Serum Wajah Yang Berbeda Beda

➢ 6. Rutin bersih-bersih rumah
Selain rajin membersihkan rumah dengan cuci perabot kain dan sprei Anda secara teratur, Anda juga bisa menggunakan vacuum cleaner yang memakai filter HEPA (High Efficiency Particulate Air).

Jenis filter ini memiliki penyaring yang dapat menangkap berbagai partikel penyebab timbulnya gejala alergi seperti tungau debu, serbuk sari, bahkan partikel berbahaya dari asap rokok.

Cara mengobati sekaligus kambuhnya alergi di rumah ini sebaiknya dilakukansaat penderita alergi tidak sedang berada di rumah. Ini karena dibutuhkan sekiranya 2 jam hingga debu tidak lagi beterbangan setelah proses bersih-bersih dilakukan.

➢ 7. Pakai humidifier di rumah
Anda bisa pakai humidifier sebagai cara mengatasi alergi debu di rumah. Humidifier ini fungsinya untuk mengatur kelembapan udara di rumah Anda. Udara yang lembap dapat memicu berkembangnya tungau debu dan jamur.

Menjaga kelembapan ruangan antara 40%-50% dapat mengurangi kemungkinan tumbuhnya jamur dan tungau di debu.

➢ 8. Pakai masker ketika di luar rumah
Gejala alergi debu dapat saja kambuh sewaktu-waktu ketika Anda sedang di luar rumah. Apalagi jika Anda beraktivitas di lingkungan yang penuh asap dan debu polusi. Paparan debu luar rumah tidak hanya dapat memicu gejala lewat kontak kulit, tapi juga lewat hirupan.

Maka, selalu siap siaga dengan memakai masker mulut untuk mencegah terhirupnya partikel debu lingkungan. Memakai masker juga penting sebagai cara mengatasi gejala alergi debu yang sedang kambuh agar Anda tidak jadi terus-terusan terpapar oleh alergen.

Tips Cara Cepat Meredakan Gejala Alergi Makanan

Tips Cara Cepat Meredakan Gejala Alergi Makanan

Stukhealth.net – Alergi makanan umumnya ditandai dengan gejala gatal-gatal, bengkak di bagian wajah, hidung berair, diare, dan bahkan muntah. Tenang, ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi alergi makanan.

♦ Cara mengatasi alergi makanan di rumah
Alergi makanan disebabkan oleh kesalahan sistem imun yang mengenali protein dalam makanan sebagai zat berbahaya dan harus dimusnahkan. Gejala alergi makanan muncul ketika sistem imun melepaskan antibodi dan histamin yang memunculkan reaksi negatif. Lantas, bagaimana cara tepat mengatasi alergi makanan yang sedang kambuh?

➢ 1. Segera berhenti makan makanan tersebut
Begitu gejala mulai terasa, Anda harus segera berhenti makan makanan yang memicunya — meski Anda baru mulai makan.

Apabila gejala muncul terlambat, misalnya berjam-jam kemudian, coba ingat-ingat dan tinjau lagi makanan terakhir yang Anda makan. Reaksi alergi biasanya dipicu oleh makanan seperti telur, susu, kacang-kacangan, makanan laut, kacang kedelai, dan gandum.

➢ 2. Minum obat
Segera setelah gejala muncul dan Anda berhenti memakan makanan tersebut, langsung minum obat alergi. Cara mengatasi alergi makanan dengan minum obat sangat efektif untuk cepat meredakan gejala.

Obat alergi pada dasarnya dapat mengatasi gejala seperti gatal dan ruam di kulit, bersin, atau bengkak di bagian tubuh tertentu.

Biasanya, obat-obatan berikut disarankan dan diresepkan dokter sebagai cara dasar mengobati alergi makanan:
• Antihistamin adalah obat paling pertama yang dikonsumsi saat mengobati gejala alergi makanan. Cara kerja antihistamin untuk mengobati alergi makanan adalah dengan memblokir keluarnya histamin dari dalam tubuh, sehingga tubuh tidak semakin lanjut menimbulkan reaksi.
• Kortikosteroid adalah obat yang sering diresepkan bersama antihistamin sebagai perawatan alergi makanan. Obat ini dapat mengatasi alergi yang menimbulkan bengkak atau kemerahan di kulit. Obat steroid harus diberikan dengan resep dokter dan tidak disarankan digunakan terlalu lama karena dapat menimbulkan efek samping.
• Obat dekongestan adalah salah satu perawatan alergi makanan yang dapat segera diminum jika timbul gejala hidung berair dan jadi tersumbat.
• Obat antidiare juga dapat dikonsumsi apabila alergi makanan sampai menimbulkan diare pada Anda. Anda bisa minum obat seperti loperamide atau bismuth subsalisilat
• Obat antimual dapat diminum apabila reaksi alergi menyebabkan Anda mual parah dan berakhir muntah terus menerus.
• Suntikan epinefrin harus segera diberikan apabila penderita aleri mengalami gejala anafilaksis seperti sesak napas, pembengkakan di seluruh wajah, dan juga pingsan.

➢ 3. Oles krim untuk meredakan gatal
Reaksi alergi juga bisa menyebabkan badan jadi gatal-gatal dan timbul ruam merah. Jangan digaruk! Menggaruk malah akan semakin membuat kulit gatal hingga akhirnya luka dan terinfeksi.

Sebagai cara mengobati gejala alergi makanan, Anda bisa pakai krim atau losion yang dioles ke kulit. Berikut beberapa jenis obat atau krim untuk perawatan alergi makanan:

• Obat kortikosteroid oles. Obat ini mengandung steroid yang fungsinya meredakan peradangan di kulit yang memicu gatal-gatal.
• Lotion calamine. Lotion ini dapat dibeli di apotek dan dioleskan ke kulit yang sedang gatal meradang.

Selain pakai krim obat, Anda juga bisa meredakan gatal akibat alergi dengan mengoleskan pelembap dengan sensasi sejuk seperti gel aloe vera (gel lidah buaya).

Setelah mengoleskan krim, pakailah pakaian yang nyaman dan menyerap keringat agar kulit yang sedang iritasi tidak semakin parah.

Baca Juga : Gerakan Yoga untuk Pemula yang Dapat Dilakukan di Rumah

➢ 4. Berendam air hangat
Berendam air hangat juga bisa menjadi cara mengatasi gatal karena alergi makanan. Berendam air hangat dapat membuat tubuh rileks dan gatal di kulit pun bisa sedikit mereda.

Anda juga bisa melakukan perawatan gatal karena alergi makanan ini dengan mencampur air hangat dan oatmeal yang sudah ditumbuk halus hingga menjadi bubuk.

Oatmeal dipercaya dapat meredakan peradangan di kulit termasuk saat gatal-gatal. Ingat, berendam pakai air hangat, ya, bukan air panas. Berendam pakai air panas justru bikin kulit semakin iritasi dan kering.

➢ 5. Kompres es
Kompres es di kulit juga bisa menjadi cara alternatif lain untuk mengatasi gatal atau bengkak karena alergi makanan.

Anda bisa kompres kulit dengan es yang dimasukkan ke dalam plastik bersih berukuran sedang dan dibalut waslap tipis. Letakkan kompres di kulit yang gatal selama 10 hingga 15 menit.

➢ 6. Minum air yang cukup
Bagi beberapa orang, alergi makanan dapat menyebabkan diare dan muntah-muntah yang membuat dehidrasi.

Sebagai cara mengatasi gejala alergi ini, usahakan cukup minum air putih dalam sehari cukup. Tidak harus dari air mineral, Anda bisa mendapatkan asupan cairan dari makanan berkuah dan juga buah (yang tidak memicu alergi Anda).

➢ 7. Imunoterapi
Imunoterapi adalah salah satu cara mengobati alergi makanan yang bisa Anda coba. Perawatan ini bukan bertujuan untuk menyembuhkan alergi makanan sepenuhnya. Ini adalah perawatan khusus untuk meringankan kondisi alergi Anda.

Pengobatan akan difokuskan untuk membuat tubuh terbiasa dengan alergen, sehingga nantinya tubuh tidak akan bereaksi terlalu parah.

Cara mengobati alergi makanan lewat imunoterapi akan membuat gejala yang Anda rasakan lebih ringan. Anda pun ditargetkan akan minum obat lebih jarang setelah mengikuti perawatan alergi makanan ini. Ada dua cara atau metode imunoterapi:

♦ Disuntik
Melakukan imunoterapi sebagai cara mengobati alergi makanan dapat diberikan lewat suntikan. Suntikan akan dilakukan selama 1 sampai 2 kali dalam seminggu dalam rentang waktu 6 bulan.

♦ Imunoterapi sublingual (SLIT)
Imunoterapi SLIT adalah cara mengobati alergi dengan meletakkan obat tablet mengandung alergen di bawah lidah. Setelahnya, obat akan diserap ke tubuh Anda. cara ini dapat mengurangi beberapa gejala alergi seperti gatal dan mata berair.

Cara ini bisa sekaligus menjadi cara mencegah sekaligus mengobati alergi makanan ke depannya.

Tips Bercinta Tahan Lama untuk Pria Secara Alami

Tips Bercinta Tahan Lama untuk Pria Secara Alami

Stukhealth.net – Banyak pria yang meyakini, wanita akan lebih menyukai hubungan seks dengan durasi yang lama. Hingga kemudian sebagian pria kerap menggunakan obat khusus untuk membuatnya tahan lama. Sebenarnya, ada beberapa tips bercinta yang membuat pria tahan lama, tanpa menggunakan obat-obatan tertentu.

Anggapan tentang hubungan seks yang lama kebanyakan disuguhkan oleh media, termasuk film dan majalah. Sehingga, ketika seorang pria tidak mampu bertahan dalam berhubungan intim, maka ia menyangka dirinya tidak memiliki daya tahan yang kuat.

Padahal, sebenarnya tidak ada patokan yang jelas berapa lama seks normal berlangsung. Tetapi menurut suatu studi, rata-rata pria normal hanya dapat bertahan dalam berhubungan intim selama kurang lebih lima hingga tujuh menit. Simak tips bercinta berikut ini agar hubungan Anda dan pasangan semakin mesra.

Kendati ingin menyenangkan pasangan dengan seks yang tahan lama, bukan berarti pasangan harus minum obat kuat, ya. Daripada bingung, lebih baik Anda dan pasangan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis.

Tips Bercinta Agar Bertahan Lama
Berikut beberapa tips bercinta tahan lama untuk pria secara alami yang dapat anda lakukan untuk menjaga hubungan anda dengan istri anda tetap baik diranjang:

Turunkan berat badan hingga ideal
Penelitian menunjukkan, kelebihan berat badan atau obesitas dapat mengganggu kemampuan seksual. Hal itu diduga berkaitan dengan penyakit, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, serta rasa tidak percaya diri yang kemudian dapat memicu gangguan ereksi. Hasil studi lain mengatakan juga bahwa pria obesitas yang mengubah pola makan dengan mengonsumsi makanan rendah kalori dan lemak, mengalami perbaikan dalam gangguan ereksi dan peningkatan kualitas sperma.

Konsumsi makanan mengandung zinc dan asam amino
Banyak obat penambah stamina alami untuk pria yang memanfaatkan zinc. Sebab, kekurangan zinc akan menurunkan tingkat testosteron sehingga dapat mengganggu kemampuan seksual pria. Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan yang kaya kandungan zinc, seperti daging, tiram, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan sereal.
Selain itu, kemampuan seksual juga dapat dibantu dengan konsumsi asam amino, seperti arginine dan carnitine, yang terdapat di dalam daging ayam, produk olahan susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Zat ini akan membantu pembuluh darah menuju penis lebih rileks dan meningkatkan aliran darah, serta menambah jumlah dan kualitas sperma. Carnitine juga dapat memperbaiki kualitas ereksi jika dikonsumsi dengan obat kuat pria, seperti sildenafil, namun penggunaan obat ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

Mulai mempraktikkan senam Kegel
Senam Kegel tidak hanya dikhususkan untuk wanita. Tapi juga dianggap latihan yang baik untuk pria dalam mengendalikan otot di sekitar kelamin dan mendukung stamina seksual. Seorang ahli mengatakan, senam kegel sebagai salah satu tips bercinta bagi pria dapat dimanfaatkan untuk menunda ejakulasi. Untuk melakukan senam ini, tahan otot sekitar kelamin sebagaimana menahan buang air kecil, selama sekitar 10 detik, lalu lepaskan. Ulangi senam ini beberapa kali. Latihan ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Rutin berolahraga
Penelitian menunjukkan bahwa pria yang rutin berolahraga memiliki kepuasan seksual yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak. Olahraga seperti kardio, jalan cepat, berenang, lari, atau latihan aerobik lainnya dapat membantu memperbaiki sirkulasi dan aliran darah, hingga akhirnya dapat membantu ereksi yang lebih kuat dan lama.
Olahraga yang dilakukan sekitar 30 menit sebanyak tiga kali per minggu, diketahui dapat meningkatkan kemampuan seksual. Tak hanya berhenti di situ, tips bercinta tahan lama yang satu ini juga bisa membantu menjaga berat badan ideal.

Baca Juga : Manfaat dan Cara Melatih Kekuatan Tubuh

Melakukan sunat
Berlawanan dengan anggapan sebagian masyarakat, sunat yang memotong kulup atau kulit yang ada pada ujung penis, justru dapat menghindari ejakulasi dini. Studi mengungkapkan bahwa pria yang disunat dapat mencapai ejakulasi dalam waktu yang lebih panjang. Namun, ada juga penelitian lain yang mengatakan bahwa sunat tidak berdampak pada kualitas seksual pria. Karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat sunat terhadap kepuasan seksual pada pria.

Melatih diri dengan masturbasi
Saat Anda mengalami ejakulasi dini, ada baiknya mencoba melakukan mastrubasi. Mastrubasi dapat melatih diri terhadap respons seksual, sehingga dapat menahan ereksi lebih lama. Cobalah berhenti di tengah proses masturbasi, tepat sebelum ejakulasi, rileks selama beberapa saat, kemudian coba lagi hingga Anda dapat mengendalikan ejakulasi dengan lebih baik.

Kurangi stres
Stres dapat berdampak luas pada kesehatan seseorang, termasuk libido. Ketika stres melanda, tubuh akan mengeluarkan hormon stres yang dapat berdampak pada berkurangnya tingkat kepuasan dan performa seks. Untuk menghindari stres, berolahragalah secara rutin, lakukan meditasi, istirahat yang cukup, serta hindari rokok dan minuman beralkohol.

Lakukan tips bercinta tahan lama untuk pria secara alami di atas untuk memperbaiki performa seksual. Jika beberapa tips di atas sudah dilakukan namun Anda masih merasa tidak dapat bertahan lama dalam bercinta, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau seksolog mengenai permasalahan Anda.

Manfaat dan Cara Melatih Kekuatan Tubuh

Manfaat dan Cara Melatih Kekuatan Tubuh

Stukhealth.net – Latihan kekuatan umumnya dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, memperkuat sendi, serta menambah stamina. Namun, sebelum memulai latihan kekuatan, Anda dianjurkan untuk mempelajari lebih dahulu jenis dan teknik latihan kekuatan yang cocok untuk melatih bagian otot tubuh Anda.

Untuk mengurangi risiko cedera dan memaksimalkan manfaat latihan kekuatan , Anda disarankan untuk melakukan latihan kekuatan secara bertahap sebanyak 2 kali per minggu, tetapi jangan dalam waktu 2 hari berturut-turut.

Anda bisa mengatur jadwal latihan, misalnya pada hari Senin dan Kamis atau Selasa dan Jumat, sesuai ketersediaan waku Anda.

Latihan kekuatan dapat dilakukan di pusat kebugaran (gym) atau di rumah dengan peralatan yang sederhana. Hanya saja perlu Anda ingat, sebelum melakukan latihan kekuatan, Anda harus terlebih dahulu melakukan pemanasan berupa jalan cepat atau stretching selama 5–10 menit.

♦ Manfaat yang Diperoleh dari Latihan Kekuatan
Tidak hanya meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot, latihan kekuatan juga dapat memberikan beberapa manfaat berikut ini:

• Memperlancar peredaran darah
• Meningkatkan metabolisme dan menjaga fungsi organ tubuh
• Meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang
• Menjaga fleksibilitas dan keseimbangan tubuh
• Memperbaiki postur tubuh
• Mengurangi risiko penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, arthritis, diabetes, obesitas, dan sakit pinggang
• Meningkatkan kualitas tidur dan mencegah insomnia
• Meningkatkan rasa percaya diri
• Menjaga berat badan ideal
• Memperbaiki mood

Namun, Anda perlu ingat, manfaat tersebut tidak bisa didapatkan secara instan. Untuk memperolah manfaat latihan kekuatan, Anda perlu melakukannya secara rutin serta menerapkan pola hidup yang sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat dengan cukup, menghindari stres, dan tidak merokok.

♦ Jenis-Jenis Latihan Kekuatan
Berikut ini adalah beberapa jenis latihan kekuatan yang dapat Anda lakukan tanpa bantuan alat khusus:

➢ 1. Push-up
Push-up merupakan jenis latihan kekuatan yang bisa Anda lakukan di rumah tanpa memerlukan alat bantu. Latihan ini memanfaatkan beban tubuh untuk memperkuat otot dada, lengan, bahu, dan perut. Selain itu, push-up juga baik untuk memelihara kesehatan jantung.

Berikut ini adalah cara melakukan push-up yang benar:
• Awali dengan posisi berbaring tengkurap.
• Luruskan kedua lengan selebar bahu dengan bertumpu pada telapak tangan, sedangkan tungkai bertumpu pada jari kaki.
• Jaga agar tubuh membentuk satu garis lurus, mulai dari kepala, punggung, hingga kaki.
• Tarik napas dan turunkan tubuh secara perlahan dengan menekuk siku sampai membentuk sudut 90 derajat dan dada mendekati lantai.
• Angkat tubuh dan luruskan siku kembali ke posisi semula.

Lakukan gerakan push-up sebanyak 10 kali (dihitung 1 set), dan ulangi sebanyak 2–3 set.

➢ 2. Plank
Plank merupakan jenis latihan yang dapat mengencangkan otot punggung, dada, perut, dan bahu. Latihan plank sederhana dan mudah dilakukan, berikut ini caranya:

• Mulailah dengan posisi tubuh tengkurap.
• Gunakan lengan bagian bawah dan jari kaki untuk menyangga tubuh.
• Pastikan posisi tubuh tegak lurus, mulai dari kepala hingga ujung kaki.
• Atur napas dan tahan posisi tersebut selama 10–30 detik, kemudian turunkan tubuh kembali. Jika sudah terbiasa, Anda bisa menahan posisi plank hingga sekitar 1 menit.

➢ 3. Sit-up
Latihan sit-up dapat memperkuat dan mengencangkan otot perut, pinggul, punggung bawah, dan leher. Berikut ini adalah cara melakukannya:

• Berbaring di lantai dalam posisi telentang dengan lutut ditekuk dan telapak kaki menyentuh lantai.
• Angkat tubuh hingga mendekati lutut sambil menghembuskan napas.
• Turunkan kembali tubuh ke lantai secara perlahan sambil menarik napas.
• Lakukanlah gerakan ini sebanyak 10 kali (terhitung sebagai 1 set) dan ulangi sebanyak 2–3 set.

Selain beberapa latihan sederhana di atas, Anda juga bisa melatih kekuatan otot tubuh dengan melakukan squat jump atau lompat tali.

Baca Juga : Manfaat Jagung Bagi Kesehatan

♦ Latihan Kekuatan yang Dilakukan di Tempat Fitnes
Ada beberapa latihan kekuatan yang memerlukan alat khusus. Biasanya alat-alat untuk melatih kekuatan tubuh tersebut tersedia di tempat fitnes, namun Anda juga bisa membeli peralatan tersebut untuk latihan di rumah.

Untuk melakukan latihan ini, Anda sebaiknya didampingi oleh instruktur kebugaran yang berpengalaman agar dapat menggunakan berbagai alat olahraga dengan tepat.

Berikut ini adalah beberapa latihan kekuatan yang dilakukan di tempat fitnes:

➢ 1. Pull-up
Pull-up merupakan gerakan mengangkat tubuh dengan posisi tubuh menggantung dan tangan mencengkeram tiang horizontal. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot tubuh bagian atas, meliputi tangan, lengan, bahu, punggung, dada, dan perut.

➢ 2. Bench press
Latihan bench press dilakukan dengan cara mengangkat barbel dalam posisi berbaring. Latihan ini bertujuan untuk mengencangkan otot dada, bahu, dan lengan. Jika belum pernah melakukan bench press sebelumnya, Anda sebaiknya melakukan latihan kekuatan ini dibawah pantauan instruktur fitness.

Ketika melakukan latihan ini, instruktur akan memandu Anda agar tidak salah dalam melakukan gerakan latihan serta memilih beban barbel yang cocok sesuai kemampuan tubuh Anda.

➢ 3. Seated cable row
Latihan ini memerlukan alat cable station yang digunakan dengan cara ditarik. Penggunaan alat ini disesuaikan dengan bobot tubuh penggunanya dan bertujuan untuk mengencangkan otot punggung dan lengan bawah.

Latihan seated cable row bisa dilakukan dengan cara berikut ini:
• Duduk tegap di alat latihan dan letakkan kedua telapak kaki di lantai, lalu luruskan kedua lengan untuk memegang pegangan alat. Usahakan agar otot bahu rileks dan tahan otot perut.
• Tarik napas dan hembuskan sambil menarik pegangan alat. Saat menarik alat, pertahankan posisi punggung agar tetap lurus dan bahu tegap.
• Ulangi latihan ini hingga 12–15 kali.

Selain latihan-latihan di atas, ada banyak alat atau jenis gerakan latihan lainnya yang bisa dilakukan untuk memperkuat otot tubuh bagian tertentu. Untuk menentukan jenis gerakan atau alat apa saja yang cocok Anda gunakan, Anda bisa meminta rekomendasi instruktur fitness atau berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mengatasi Nyeri Akibat Spondilolistesis

Cara Mengatasi Nyeri Akibat Spondilolistesis

Stukhealth.net – Spondilolistesis merupakan kelainan tulang belakang akibat bergesernya ruas tulang belakang ke arah depan. Kondisi ini menyebabkan nyeri pada punggung bawah yang bertambah parah ketika Anda berdiri atau melakukan gerakan tertentu. Untungnya, ada sejumlah cara yang dapat membantu Anda mengatasi nyeri akibat spondilolistesis.

♦ Cara meredakan nyeri akibat spondilolistesis
Nyeri akibat spondilolistesis dapat diatasi dengan beberapa cara. Mulai dari olahraga dan terapi fisik guna memperkuat otot punggung hingga konsumsi obat-obatan pereda nyeri. Metode yang tepat perlu disesuaikan dengan kondisi Anda. Berikut adalah langkah sederhana yang dapat Anda lakukan.

➢ 1. Kompres hangat dan/atau dingin
Kompres hangat akan membuat otot punggung menjadi rileks serta melancarkan aliran darah, sedangkan kompres dingin bisa meredakan nyeri setelah beraktivitas. Anda dapat memilih salah satu ataupun keduanya sesuai kebutuhan.

Guna mengatasi nyeri akibat spondilolistesis, cukup rendam lap bersih dalam air hangat atau air dingin. Anda juga bisa membuat kompres dengan membungkus es dalam lap tersebut. Tempelkan selama tidak lebih dari 20 menit hingga agar nyeri berkurang.

➢ 2. Berolahraga
Olahraga ringan berguna untuk melenturkan serta memperkuat otot punggung, perut, paha, dan pinggang. Cara ini bertujuan agar otot-otot tersebut mampu menopang bobot tubuh sehingga beban pada tulang belakang Anda dapat berkurang.

Olahraga untuk penderita spondilolistesis adalah olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, dan renang gaya bebas. Selain itu, Anda pun bisa melakukan gerakan peregangan seperti mengangkat (mendekap) lutut sambil berbaring.

➢ 3. Terapi fisik
Terapi fisik tak hanya bertujuan untuk meredakan nyeri akibat spondilolistesis, tapi juga mengatasi penyebabnya. Terapis akan membantu Anda menemukan bagian otot yang kaku dan menjadi sumber nyeri, lalu memperbaiki kondisinya.

Pasien umumnya perlu menjalani terapi fisik selama 6-12 pekan di pusat rehabilitasi. Selama sesi terapi, pasien akan menjalani serangkaian latihan yang terdiri atas:

• Latihan aerobik ringan seperti berjalan cepat atau menggunakan sepeda statis.
• Latihan ketahanan otot meliputi lunge, squat, push-up, atau menggunakan alat.
• Gerakan olahraga untuk meredakan nyeri.
• Gerakan peregangan ringan.

Baca Juga : Cara Mengatasi Gatal di Sela Jari Kaki

➢ 4. Konsumsi obat pereda nyeri
Spondilolistesis bisa menyebabkan iritasi, bengkak, dan peradangan sehingga olahraga saja terkadang tidak cukup untuk meredakan nyeri. Anda mungkin perlu meminum obat-obatan nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) guna mengurangi nyeri dan peradangan.

Melansir NYU Langone Hospital, obat NSAID yang digunakan untuk mengatasi nyeri spondilolistesis yakni ibuprofen, naproxen, dan aspirin.

Meski dapat dikonsumsi tanpa resep, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh dosis yang tepat.

➢ 5. Suntik kortikosteroid
Dikenal juga sebagai injeksi epidural, suntik kortikosteroid dilakukan dengan menyuntikkan obat antiradang langsung ke ruas tulang belakang. Cara ini berguna untuk mengatasi nyeri yang parah atau bila operasi tidak berhasil mengurangi nyeri.

Prosedur suntik kortikosteroid umumnya berlangsung selama 30 menit. Pertama-tama, pasien akan diberikan bius lokal terlebih dulu. Dokter kemudian akan menyuntikkan obat ke dalam tulang belakang dengan panduan sinar-X. Prosedur ini bisa meredakan nyeri selama seminggu hingga setahun, bergantung kondisi pasien.

Ada beragam cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri akibat spondilolistesis. Namun, perlu diingat bahwa setiap penderita memiliki kondisi yang berbeda sehingga cara yang efektif bagi orang lain belum tentu ampuh bagi Anda.

Jika nyeri tidak kunjung hilang atau bertambah parah, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut akan membantu Anda mengenali sumber nyeri serta cara terbaik untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Gatal di Sela Jari Kaki

Cara Mengatasi Gatal di Sela Jari Kaki

Stukhealth.net – Tentu tak nyaman rasanya ketika sela jari Anda tiba-tiba terasa gatal saat sedang beraktivitas. Anda berpikir langsung menggaruknya akan membuat gatalnya hilang. Padahal, menggaruk bukan cara yang tepat karena rasa gatal justru akan semakin parah dan bahkan bisa menyebabkan iritasi dan infeksi. Yuk, simak cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gatal di jari kaki.

♦ Cara mengatasi gatal di sela jari kaki
Mengatasi rasa gatal pada sela jari kaki tentu tidak boleh sembarangan. Penting bagi Anda untuk mengetahui terlebih dahulu penyebab dari gatalnya jari kaki agar dapat mengobati dengan cara yang tepat. Banyak faktor yang dapat menyebabkan munculnya rasa gatal tersebut. Berikut adalah cara untuk menghilangkan gatal di sela kaki jari berdasarkan penyebabnya.

➢ 1. Mengatasi gatal sela jari kaki akibat Athlete’s foot
Athlete’s foot atau kutu air adalah penyakit paling umum yang menjadi penyebab rasa gatal di sela jari kaki. Penyakit ini adalah infeksi jamur yang menyerang dari sela-sela jari kaki dan dapat menimbulkan warna kemerahan serta kulit pecah-pecah.

Untuk mengatasi gatal, Anda dapat mengoleskan obat berupa krim atau salep pembasmi jamur pada jari kaki yang bisa didapatkan di apotek. Jika gatal masih membandel, mintalah obat resep dari dokter untuk penanganan khusus.

Kunci menghindari terjadinya Athlete’s foot adalah menjaga jari kaki agar tetap bersih dan kering. Hindari berjalan-jalan di tempat umum tanpa menggunakan alas kaki. Gantilah kaus kaki dan sepatu secara berkala.

Sebaiknya, Anda juga tidak terlalu sering menggunakan sepatu berbahan sintetis. Pakailah alas kaki dengan ventilasi yang baik agar dapat memberi udara untuk kulit.

➢ 2. Mengatasi gatal sela jari kaki akibat eksim dyshidrotic
Cara mengatasi gatal pada jari kaki yang disebabkan eksim juga tentu berbeda. Penyakit ini ditandai oleh munculnya lepuhan di bagian lipatan tubuh seperti jari-jari serta di sekitar tangan dan kaki.

Lepuhan kulit ini akan menimbulkan rasa gatal dan sakit. Terkadang, kulit Anda juga dapat terkelupas.

Dokter akan meresepkan obat krim yang membantu mengurangi pembengkakan kulit dan menghilangkan lepuhan. Jika kasusnya lebih berat, Anda mungkin akan diberikan obat steroid berupa pil. Obat yang mengandung antihistamine juga akan membantu mengurangi rasa gatal.

Anda juga bisa melakukan perawatan sendiri dengan mengompres lepuhan selama 15 menit setiap beberapa kali sehari. Bersihkan kaki dan tangan setiap hari dengan air suam kuku dan sabun tanpa parfum.

Jangan lupa untuk menjaga agar kulit tetap lembab dengan mengoleskan krim pelembab pada kaki dan tangan setelah mandi.

➢ 3. Mengatasi gatal sela jari kaki akibat dermatitis kontak
Gatal di sela jari kaki Anda bisa jadi disebabkan oleh sepatu atau kaus kaki yang Anda kenakan.

Dermatitis kontak merupakan munculnya ruam merah pada kulit akibat sentuhan langsung kulit dengan bahan yang membuat alergi. Terkadang ruam terasa gatal dan seperti terbakar. Jika gejala ini yang terjadi, Anda mungkin alergi dengan salah satu bahan yang ada pada sepatu.

Cara mengatasinya, Anda harus menghindari pemakaian sepatu dengan bahan yang menimbulkan reaksi alergi. Setelahnya, cuci kaki dengan air hangat dan sabun tanpa parfum.

Jika terpaksa harus menggunakan sepatu tersebut, pakailah kaus kaki untuk melindungi kulit Anda.

Baca Juga : Beragam Manfaat Dari Buah Tomat

➢ 4. Mengatasi gatal sela jari kaki akibat gigitan serangga
Gigitan serangga adalah hal yang harus Anda waspadai ketika beraktivitas di luar ruangan terutama di daerah yang penuh rerumputan. Walau gigitan beberapa serangga tidak memiliki efek berbahaya, rasa gatal yang ditimbulkan pasti tetap mengganggu.

Kompres dengan kain yang dibasahi air dingin selama beberapa menit untuk meringankan rasa sakit dan pembengkakannya. Atasi rasa gatalnya dengan mengoleskan sedikit krim hydrocortisone atau krim calamine.

Anda juga bisa mencampurkan baking soda dan sedikit air sampai membentuk pasta dan oleskan pada jari kaki yang digigit setiap beberapa kali sehari.

Bila gigitan serangga menimbulkan efek yang lebih serius, segera periksa ke dokter.

➢ 5. Mengatasi gatal sela jari kaki akibat psoriasis
Psoriasis terjadi ketika sel-sel pada kulit yang tumbuh terlalu cepat menumpuk di atas permukaan kulit. Kondisi ini biasanya dapat diturunkan melalui genetik dan dapat terjadi dalam jangka panjang. Selain bisa memunculkan rasa gatal pada telapak kaki, umumnya psoriasis juga akan menimbulkan bercak kulit kemerahan dan nyeri sendi.

Untuk mengatasi sela jari kaki yang gatal akibat psoriasis, Anda bisa mengoleskan krim dengan kandungan gliserin, lanolin, dan petrolatum yang sekaligus akan melembabkan kulit. Jika gatal masih membandel ketika Anda tertidur, gunakan antihistamin seperti benadryl.

Jangan mandi terlalu lama, apalagi dengan air panas. Air panas dapat memicu iritasi yang lebih parah, jadi gunakan air dingin atau air dengan suhu biasa.

Upaya mengatasi rasa gatal pada sela jari kaki Anda sudah dilakukan, namun rasa gatal tak kunjung hilang. Jika hal ini terjadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dapat mengetahui penyebab pasti dan pengobatan yang tepat.

Tips untuk Menjaga Kesehatan Kaki

Tips untuk Menjaga Kesehatan Kaki

Stukhealth.net – Tanpa kita sadari, kaki kita juga menjadi bagian tubuh yang paling sibuk dan selalu bergerak setiap hari. Baik saat berjalan, berlari, sampai melakukan olahraga, kaki berperan penting sebagai penopang tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas. Sayangnya, kita sering kali luput dalam menjaga kesehatannya. Padahal, kesehatan kaki yang menurun juga akan berdampak pada efektivitas Anda saat berkegiatan.

Kiat-kiat menjaga kesehatan kaki
Seiring bertambahnya usia, tingkat kekuatan dan kesehatan tubuh akan semakin menurun, termasuk kaki Anda. Kaki pegal dan linu adalah masalah yang kerap terjadi usai melakukan kegiatan yang cukup berat seperti berjalan dengan jarak jauh. Agar tidak menimbulkan masalah serius, berikut adalah tips untuk menjaga kesehatan kaki :

1. Menjaga kebersihan kaki
Kaki yang sehat tentu harus dimulai dari kaki yang bersih. Menjaga kebersihan terutama pada telapak kaki juga sangat penting, termasuk membersihkan kotoran di sela kuku dan sela jari. Membersihkan kaki juga menghindari kita dari masalah kesehatan kulit seperti kapalan dan mata ikan.

Potonglah kuku secara rutin. Bersihkan juga kuku Anda menggunakan sikat kecil dengan sabun. Hal ini dilakukan agar kuku terhindar dari infeksi. Ingat juga untuk membersihkan alat pemotong kuku secara berkala menggunakan alkohol supaya bebas dari sisa-sisa kotoran.

Cuci kaki dengan sabun, gosok lembut sampai sela-sela jari. Anda dapat menggunakan batu apung dan gosok pada bagian bawah telapak kaki untuk mengikis kulit mati. Namun, tidak disarankan menggosok kaki terlalu keras agar kulit tidak lecet. Bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk. Jangan berendam terlalu lama karena akan membuat kulit Anda kering

2. Gunakan pelembab pada kaki
Mengoleskan pelembab juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit kaki. Semakin bertambahnya usia, kulit kita juga mengalami penuaan dan rentan terhadap masalah seperti kulit kering dan kapalan.

Gunakan pelembab setelah selesai mandi atau membersihkan kaki secukupnya. Anda bisa menggunakan lotion, krim, atau petroleum jelly. Namun, jangan oleskan pada sela-sela jari karena akan membuatnya semakin lembab dan dapat menimbulkan infeksi jamur.

Baca Juga : Cara Efektif Agar Tidak Tertular Virus Corona

3. Aktif bergerak dan berolahraga
Menjaga kesehatan kaki tentunya tidak jauh-jauh dari melakukan olahraga. Namun ketika baru memulai olahraga setelah sekian lama, tak jarang kaki akan mengalami kram otot. Untuk menghindari risiko tersebut, lakukan gerakan peregangan. Aktif menggerakkan kaki juga dapat membantu Anda untuk melatih serta mengatasi otot yang kaku.

Tidak harus melakukan olahraga yang berat, Anda juga dapat melakukan jalan cepat selama 30 menit sebanyak tiga kali seminggu. Melatih kaki dengan posisi duduk juga tetap bisa dilakukan. Cobalah gerakkan kaki dengan berputar membentuk lingkaran selama beberapa menit, lalu angkat dan turunkan bergantian selama beberapa detik. Hindari juga berdiri terlalu lama.

4. Gunakan sepatu yang tepat
Ternyata, sepatu yang dipakai sehari-hari juga dapat berpengaruh pada kesehatan kaki Anda. Pastikan ukuran sepatu yang Anda kenakan pas dan terasa nyaman di kaki.

Untuk pemakaian sehari-hari, pilihlah sepatu dengan bentuk yang lebar agar bisa memberi ruang bagi jari-jari kaki. Sebaiknya, hindari terlalu sering memakai sepatu dengan ujung yang lancip agar tidak membuat jari menjadi kaku. Jika ingin mengenakan sepatu hak tinggi, pilih sepatu dengan bentuk hak yang tebal untuk menjaga keseimbangan dan menghindari terjadinya cedera.

Sebaiknya ganti sepatu setiap dua hari, terutama bila Anda tergolong aktif bergerak pada kegiatan sehari-hari. Jemur sepatu di bawah sinar matahari agar tidak lembab dan menimbulkan bau tak sedap. Kenakan kaus kaki yang berbeda setiap harinya.

5. Menjaga kesehatan kaki dengan berat badan
Hal ini dikarenakan semakin berat beban tubuh kita akan mempengaruhi kaki untuk bekerja lebih keras di setiap langkahnya. Berat badan yang berlebih dapat menyebabkan gangguan untuk kesehatan kaki, seperti peradangan di sendi kaki dan memperburuk rasa sakit yang timbul.

Kelebihan berat badan juga dapat membahayakan kesehatan kaki dengan menempatkan Anda pada risiko lebih tinggi pada diabetes serta sirkulasi darah yang buruk, sehingga hal ini akan menyebabkan sakit bahkan mati rasa pada kaki.

Untuk mengatasinya, menjaga berat badan dengan menjalani diet sehat akan sangat membantu untuk meringankan beban kerja pada kaki.

Jika Anda memiliki luka pada kaki yang masih terasa nyeri, Anda bisa meminum obat parasetamol untuk mengurangi rasa sakit sembari mengistirahatkan kaki. Ketika muncul kemerahan, pembengkakan, atau perubahan warna yang tidak menghilang selama beberapa hari, sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan dan obat yang tepat.

Cara Efektif Agar Tidak Tertular Virus Corona

Cara Efektif Agar Tidak Tertular Virus Corona

Stukhealth.net – Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak terkena penyakit infeksi yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Penyebab dari wabah ini adalah coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Penyakit ini termasuk dalam golongan virus yang sama dengan virus penyebab severe acute respiratory syndrome (SARS) dan Middle-East respiratory syndrome (MERS).

Infeksi virus Corona yang disebut COVID-19 ini pertama kali terjadi di kota Wuhan, China dan sekarang telah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

♦ Langkah Mencegah Penularan Virus Corona
Virus ini diperkirakan berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan ke manusia, serta dari manusia ke manusia. Penularan antarmanusia kemungkinan besar melalui percikan dahak saat batuk atau bersin.

Ketika terinfeksi virus Corona, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, seperti demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terserang infeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru (pneumonia).

Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona adalah:

➢ 1. Mencuci tangan dengan benar
Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

Jika Anda adalah pekerja komuter yang berada di dalam transportasi umum, akan sulit untuk menemukan air dan sabun. Anda bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Gunakan produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% agar lebih efektif membasmi kuman.

Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum dan setelah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin. Cuci tangan juga penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI.

➢ 2. Menggunakan masker
Ada dua tipe masker yang bisa Anda digunakan untuk mencegah penularan virus Corona, yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah atau surgical mask merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan. Masker ini mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan nyaman dipakai, sehingga banyak orang yang menggunakan masker ini saat beraktivitas sehari-hari.

Cara pakai masker bedah yang benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung, dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat.

Sedangkan masker N95 adalah jenis masker yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Jenis masker inilah yang sebenarnya lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona. Meski demikian, masker ini kurang nyaman untuk dikenakan sehari-hari dan harganya pun relatif mahal.

Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan dengan sabun atau hand sanitizer, agar tangan bersih dari kuman yang menempel.

Baca Juga : Tips Cara Untuk Membersihkan Paru Paru Perokok Pasif

➢ 3. Menjaga daya tahan tubuh
Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

➢ 4. Tidak pergi ke negara terjangkit
Tidak hanya Tiongkok, penyakit infeksi virus Corona kini juga sudah mewabah ke beberapa negara lain, seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, India, Amerika Serikat, dan Eropa. Virus Corona juga sudah terkonfirmasi ditemukan di negara-negara tetangga Indonesia, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Agar tidak tertular virus ini, Anda disarankan untuk tidak bepergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran coronavirus.

➢ 5. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus
Coronavirus jenis baru diduga kuat berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut

Jika ingin mengonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk.

Bila Anda mengalami gejala flu, seperti batuk, demam, dan pilek, yang disertai lemas dan sesak napas, apalagi bila dalam 2 minggu terakhir Anda bepergian ke Tiongkok atau negara-negara lain yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona, segeralah periksakan diri ke dokter agar dapat dipastikan penyebabnya dan diberikan penanganan yang tepat.

Tips Cara Untuk Membersihkan Paru Paru Perokok Pasif

Tips Cara Untuk Membersihkan Paru Paru Perokok Pasif

Stukhealth.net – Meski hanya kebagian menghirup asapnya saja, perokok pasif juga sama berisikonya dengan para perokok aktif. Maka jika Anda adalah satu dari sekian orang perokok pasif, ayo cari cara bagaimana membersihkan paru-paru dari asap rokok! Jangan sampai kesehatan Anda memburuk karena mengabaikan hal ini dan menganggapnya sepele.

♦ Cara membersihkan paru-paru perokok pasif
Membersihkan paru-paru penting jika Anda merasa menjadi perokok pasif. Pasalnya, asap rokok bisa merusak paru-paru secara perlahan tapi pasti.

Perokok pasif berisiko tinggi mengalami berbagai masalah pernapasan kronis, dari mulai asma hingga penyakit paru obstruktif kronis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan polusi udara termasuk asap rokok mengakibatkan 4,2 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya.

Untuk itu sebagai perokok pasif, jangan tunda lagi untuk membersihkan paru-paru dengan cara sebagai berikut :

➢ 1. Olahraga teratur
Olahraga teratur membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental seseorang. Selain itu, olahraga yang teratur juga mengurangi risiko banyak kondisi kesehatan, termasuk stroke dan penyakit jantung.

Olahraga memaksa otot untuk bekerja lebih keras yang bisa meningkatkan laju pernapasan tubuh. Dengan begitu, pasokan oksigen ke otot juga akan lebih besar.

Selain itu, olahraga juga membantu meningkatkan sirkulasi tubuh. Hal ini membuat tubuh mendapatkan cukup oksigen termasuk jantung, paru-paru, dan otot. Jika dilakukan dengan rutin, cara ini bisa membantu membersihkan paru-paru para perokok pasif.

Lantas, apakah orang yang menderita masalah pernapasan kronis tetap perlu olahraga? Tentu saja! Justru olahraga teratur membantu meningkatkan kesehatan pernapasan. Akan tetapi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokte rmengenai jenis olahraga yang boleh dan tidak boleh.

➢ 2. Menjaga kebersihan udara di rumah
Rumah menjadi tempat istirahat dan menghabiskan waktu yang paling lama. Oleh karena itu, menjaga udara di dalam ruangan tetap bersih menjadi hal penting yang perlu dilakukan.

Rutinlah memvakum atau menyapu ruangan. Jangan lupa untuk rajin mengepel ruangan satu hari sekali untuk memastikan tidak ada debu yang menumpuk.

Bersihkan juga semua ventilasi di rumah seperti yang ada di kamar dan kamar mandi. Jangan lupa juga untuk membersihkan AC dan kipas angin secara rutin agar udara yang keluar tetap bersih.

Usahakan untuk tidak menggunakan pewangi atau pengharum ruangan. Pasalnya, wewangian ini penuh dengan bahan kima berbahaya yang bisa mengiritasi paru-paru Anda. Selain itu yang tak kalah penting pastikan juga untuk melarang siapa pun baik keluarga maupun tamu untuk merokok di dalam rumah.

Baca Juga : Beberapa Dari Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

➢ 3. Sering-sering menghirup udara segar
Udara segar adalah udara yang kadar polusinya rendah dan biasanya terdapat di area hijau. Area atau lahan yang ditumbuhi pepohonan umumnya memiliki kadar polusi yang lebih rendah dan lebih sehat untuk dihirup.

Menghirup banyak udara segar bisa membantu memperluas jaringan di paru-paru agar bekerja dengan baik. Namun sayangnya, saat ini lahan terbuka hijau yang ada di perkotaan pun kerap memiliki kadar polusi yang tinggi.

Untuk mendapatkan udara yang masih segar, sesekali Anda bisa meluangkan waktu pergi ke daerah dataran tinggi atau pegunungan. Biasanya kualitas udara di pegunungan masih alami dan segar sehingga sehat untuk paru-paru. Cara ini akan membantu membersihkan paru-paru Anda sebagai perokok pasif.

➢ 4. Mengonsumsi antioksidan
Antioksidan adalah senyawa penangkal radikal bebas yang salah satunya bersumber dari asap rokok. Selain menangkal radikal bebas, antioksidan juga membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Sebagai perokok pasif tanpa disadari mungkin paru-paru Anda mengalami berbagai masalah. Salah satunya yang ditandai dengan sulit bernapas sehingga dada terasa berat dan sesak. Untuk membantu meringankan peradangan di dalam tubuh, konsumsilah berbagai makanan dan minuman yang mengandung antioksidan seperti:

• Teh hijau
• Sayuran hijau
• Kunyit
• Kacang kenari
• Minyak zaitun
• Ceri
• Stroberi
• Apel

Mengatur ulang pola makan dengan cara makan makanan yang lebih sehat membantu membersihkan paru-paru perokok pasif. Cara ini juga membantu mencegah peradangan yang sudah ada agat tak semakin parah.

➢ 5. Minum banyak air
Minum banyak air akan membantu menghidrasi tubuh dan membuang racun serta zat kimia yang ada di dalam sel termasuk paru-paru. Selain itu, minum banyak air juga membantu Anda menjadi lebih energik.

Oleh karenanya, minumlah 8 sampai 12 gelas air per harinya. Anda bisa menambahkan perasan lemon atau jeruk nipis ke dalam air agar lebih nikmat dan manfaatnya lebih banyak.

➢ 6. Sering latihan pernapasan dalam
Untuk meningkatkan jumlah oksigen yang masuk ke paru-paru, cobalah lakukan latihan pernapasan dalam. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chest menemukan bukti bahwa pernapasan dalam setelah operasi jantung membantu menyehatkan paru.

Teknik pernapasan yang satu ini membawa lebih banyak oksigen dan mempercepat penyembuhan. Mengampil napas panjang, lambat, dan dalam akan membantu menyehatkan paru. Tak hanya itu, teknik juga juga membantu menyalurkan darah yang kaya akan oksigen ke seluruh tubuh.

➢ 7. Taruh tanaman di dalam rumah
Menaruh tanaman di dalam rumah bisa jadi cara yang Anda coba untuk membersihkan paru-paru jika Anda adalah perokok pasif. Tanaman memproduksi oksigen, zat vital yang dibutuhkan manusia untuk bernapas. Tak hanya itu, tanaman juga membantu menyaring racun di udara yang ada di dalam rumah.

Namun, ketika menaruh tanaman di dalam rumah, pastikan ia mendapat cukup sinar matahari. Jika tidak, tanaman justru akan menghirup oksigen, bukan justru memproduksinya. Akibatnya, oksigen yang seharusnya Anda konsumsi akan berkurang karena tanaman ikut menghirupnya.

Menurut International Association of Certified Home Inspectors, sebuah penelitian di India menemukan bukti konkret menaruh tanaman di dalam ruangan dapat membantu mengurangi iritasi mata, masalah pernapasan, dan sakit kepala.